Category: Model dan Metode

Pengertian dan Langkah-langkah Model Cooperative Learning tipe Group Investigation

Model pembelajaran merupakan salah satu hal penting dalam sebuah kegiatan pembelajaran yang harus menjadi perhatian bagi seorang guru.Pasalnya, penerapan model maupun metode mengajar akan berdampak pada keberhasilan pembelajaran yang akan direncanakan. Para ahli telah banyak mengembangkan berbagai macam model pembelajaran guna menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan karakteristik peserta didik. Nah, pada kali ini, Wawasan Edukasi akan

Model Pembelajaran Pair Checks

Model Pembelajaran Pair Checks – adalah salah model pembelajaran kolaboratif yang dapat diaplikasikan untuk kegiatan belajar mengasyikkan. Karena pemilihan metode yang tepat merupakan salah satu cara untuk mendapatkan keberhasilan dalam kegiatan belajar mengajar. Model pair checks pertamakali diperkenalkan oleh Spencer Kagan pada tahun 1990. Jadi, pada dasarnya kita itu sudah ketinggalan jaman bila baru menerapkannya

Model Pembelajaran Discovery Learning

Discovery Learning – adalah suatu model pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan pandangan konstruktivisme. Dimana dalam pandangan konstruktivisme menekankan pengalaman langsung seorang peserta didik dan pentingnya pemahaman terstruktur atau ide-ide penting terhadap suatu disiplin ilmu. Jadi pada intinya, pembelajaran discovery ini bertujuan agar peserta didik terlibat dalam kegiatan pembelajaran (menemukan gagasan baru, menemukan pengalaman baru, atau membuktikan

Definisi Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Beserta Langkah-langkahnya

Pembelajaran kooperatif tipe jigsaw merupakan suatu model pembelajaran berkelompok (pembelajaran kooperatif) dimana dalam sebuah kelompok beranggotakan beberapa siswa dengan satu orang penanggung jawab yang bertugas untuk menjelaskan materi kepada anggota kelompok lainnya. Eliot Aronson adalah tokoh yang pertama kali memperkenalkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada tahun 1978 silam. Model pembelajaran yang sudah sangat sejak

Definisi dan Pengertian Pembelajaran Kooperatif

Pembelajaran Kooperatif merupakan suatu model pembelajaran yang sering diterapkan di kelas. Penerapan pembelajaran kooperatif ini berlandaskan pada teori konstruktivisme. Dimana dalam pandangan konstruktivisme, pengetahuan yang diperoleh oleh setiap peserta didik merupakan hasil usaha mereka sendiri dalam membangun menara pengetahuan mereka. Dalam membangun pengetahuan, peserta didik tentulah mendapat pengaruh akibat dari interaksi dengan pengajar dan juga

Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)

Menghubungkan apa yang dipelajari dengan hubungannya dengan kehidupan sehari, untuk apa ilmu itu akan digunakan memang tidaklah mudah dilakukan. Kebanyakan dari peserta didik tidak mengerti untuk apa nantinya ilmu yang mereka pelajari di kelas apakah berguna atau tidak dimasyarakat. Hal ini disebabkan kurang lebihnya karena peran guru dalam memberikan informasi kepada peserta didik yang kurang

Pengertian dan Pelaksanaan Model Pembelajaran Terpadu Tipe Integrated

Wawasan Edukasi – Pembelajaran integrated (terpadu) merupakan bagian dari model pembelajaran terpadu, suatu pendekatan dalam pembelajaran yang secara sengaja mengaitkan beberapa aspek baik dalam intra mata pelajaran maupun antar mata pelajaran. Dengan adanya pemaduan itu, siswa akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan secara utuh, sehingga pembelajaran menjadi bermakna bagi siswa. Bermakna disini memberikan arti bahwa pada

Karakteristik dan Langkah-langkah Pembelajaran Terpadu Model Webbed

Pembelajaran Terpadu Model Webbed (Model Jaring Laba-laba) merupakan salah satu model pembelajaran terpadu yang menggunakan pendekatan tematik. Menurut Padmono dalam bukunya Pembelajaran Terpadu menyatakan, Webbed menyajikan pendekatan tematik untuk mengintegrasikan mata pelajaran. Senada dengan Padmono, Trianto (2014:41)  menyatakan pembelajaran tepadu model webbed adalah pembelajaran yang menggunakan pendekatan tematik. Denga demikian pengembangan  model ini diawali dengan

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN TERPADU

Wawasan Edukasi – Ditinjau dari cara memadukan konsep, keterampilan, topik, dan unit tematisnya, menurut seorang ahli yang bernama Robin Fogarty (1991) terdapat sepuluh cara atau model dalam merencanakan pembelajaran terpadu. Kesepuluh cara atau model tersebut adalah: (1) fragmented, (2) connected, (3) nested, (4) sequenced, (5) shared, (6) webbed, (7) threaded, (8) integrated, (9) immersed, dan

65 Model Pembelajaran yang dapat menjadi pilihan dalam mengajar

Wawasan Edukasi – Mengajar di depan kelas merupakan suatu seni tersendiri bagi seorang pengajar atau guru. Seorang guru, tidak boleh asal dalam mengajar. Tuntutan untuk selalu benar dalam menyampaikan materi merupakan suatu tanggung jawab yang harus terus dipegang teguh. Tantangan lain seorang guru dalam mengajar salah satunya adalah membuat peserta didik menjadi lebih paham dari