Pengertian Lembar Kerja Siswa (LKS) Beserta Contohnya

Definisi dan Pengertian Lembar Kerja Siswa (LKS)

Wawasan Edukasi – Jika melihat dari penamaannya, LKS adalah suatu lembaran berupa kertas yang berisikan tugas-tugas atau soal-soal yang ditujukan untuk dikerjakan oleh siswa.

Depdiknas (18: 2004) menjelaskan bahwa LKS biasanya berupa petunjuk, langkah untuk menyelesaikan suatu tugas. Suatu tugas yang diperintahkan dalam lembar kegiatan harus jelas kompetensi dasar yang akan dicapainya.

Trianto (2008 :148) mendefinisikan bahwa Lembar Kerja Siswa adalah panduan siswa yang digunakan untuk melakukan kegiatan penyelidikan dan pemecahan masalah.

Jadi dapat disimpulkan bahwa LKS adalah lembar kerja siswa berupa lembaran yang di dalamnya berisikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru untuk diselesaikan oleh siswa. Pembuatan LKS harus mengacu pada kompetensi dasar yang sedang diajarkan atau setidaknya sesuai dengan materi yang telah diajarkan.

LKS juga dapat diartikan sebagai panduan kerja untuk siswa dalam mempermudah pembelajaran. Meskipun dapat diartikan sebagai panduan kerja, namun LKS berbeda dengan modul pembelajaran.

 

Tujuan Lembar Kerja Siswa (LKS)

  • Memberikan pengalaman kongkret bagi siswa.
  • Membantu variasi belajar.
  • Membangkitkan minat siswa.
  • Meningkatkan retensi belajar mengajar.
  • Memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien (Hadi Sukamto, 1992/1993:2)

 

Syarat-syarat Menyusun LKS

Agar LKS tepat dan akurat, maka harus dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

Susunan Kalimat dan kata-kata diutamakan:

  • Sederhana dan mudah dimengerti.
  • Singkat dan jelas.
  • Istilah baru hendaknya diperkenalkan terlebih dahulu.

Gambar dan ilustrasi hendaknya dapat:

  • Membantu siswa memahami materi.
  • Menunjukkan cara dalam menyusun sebuah pengertian.
  • Membantu siswa berpikir kritis.
  • Menentukan Variabel yang akan dipecahkan dalam kegiatan pembelajaran.

Tata letak hendaknya:

  • Mempermudah siswa dalam memahami materi dengan menunjukkan urutan kegiatan secara logis dan sistematis.
  • Menunjukkan bagian-bagian yang sudah diikuti dari awal hingga akhir.
  • Desain harus menarik. (Depdikbud, 1996/1997:25-26).

Prosedur penyusunan LKS

  • Menetapkan kompetensi dasar, indikator dan tujuan pembelajaran untuk dimodifikasi ke bentuk pembelajaran dengan LKS.
  • Menentukan ketrampilan proses terhadap kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran.
  • Menetapkan kegiatan yang harus dilakukan siswa sesuai dengan KD, indikator dan tujuan pembelajaran.
  • Menentukan alat, bahan dan sumber belajar.
  • Menemukan perolehan hasil sesuai tujuan pembelajaran.

 

Referensi:

  1. Achmadi, Hainur Rasid.1996. Telaah Kurikulum Fisika SMU (Model Pembelajaran Konsep dengan LKS)Surabaya:University Press.
  2. Departemen Pendidikan Nasional .2004. Pedoman Umum Pengembangan Bahan Ajar Sekolah Menengah Atas. Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Pendidikan menengah umum.

Pencarian Populer

  • lembar kerja siswa adalah
  • lks adal

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *