Pengertian Amal Saleh Beserta Macam-macamnya

Pengertian Amal Saleh – Amal saleh merupakan suatu kebaikan yang dilakukan seseorang kepada Allah. Tujuan seseorang melakukan amal atau amalan saleh atau amalan baik adalan untuk mendapatkan rahmat dan ridho dari Allah SWT menurut pandangan islam.

Kata saleh atau sholil memiliki arti kebaikan atau “tiadanya kerusakan”, “terhentinya kerusakan”. Saleh juga dapat berarti bermanfaat dan sesuai.

Syekh Muhammad Abduh mendefinisikan amal saleh sebagai “segala perbuatan yang bermanfaat bagi pribadi, keluarga, kelompok, dan manusia secara keseluruhan”. Ahli tafsir Az-Zamakhsyari mengartikan amal saleh sebagai “segala perbuatan yang sesuai dengan dalil akal, Al-Quran, dan atau sunnah Nabi Muhammad Saw”.

Sedangkan menurut Quraish Shihab, (1997:480) amal saleh merupakan suatu pekerjaan yang bila dilakukan, maka kerusakan akan terhenti atau akan menghilang atau bisa juga diartikan sebagai suatu pekerjaan yang dengan melakukannya diperoleh manfaat dan kesesuaian.

Dalam Islam, amal saleh merupakan suatu perbuatan untuk menjauhkan diri dari amal atau perbuatan yang haram atau yang dilarang oleh Allah SWT. Dalam Islam, amal saleh merupakan modal dan bekal hidup untuk selamat dan bahagia baik di dunia maupun di akhirat..

Jadi, secara sederhana amal saleh dapat diartikan sebagai perbuatan baik yang diwajibkan khususnya bagi umat Islam, dimana amal saleh akan menimbulkan banyak manfaat dan kebaikan bagi pelakunya dan juga orang lain.

 

Keutamaan Berbuat Baik atau Beramal Shaleh

Beramal salih atau berbuat baik merupakan anjuran dan kewajiban bagi setiap umat islam. Melakukan perbuatan amal salih selain dapat menjalin silaturahmi antar sesama, juga dapat dijadikan sebagai jalan penghapus dosa untuk bekal akhirat masuk surga. Meskipun begitu, amal salih bukanlah semata-sama jalan atau jaminan untuk masuk surga. Karena masih ada kewajiban yang paling utama sebagai jaminan masuk surga.
Keutamaan amal shalih menurut al quran terdapat dalam surat Ar-Ra’d Ayat: 29

الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ طُوبَىٰ لَهُمْ وَحُسْنُ مَآبٍ

Artinya: “Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.”

Berikut ini adalah beberapa ayat yang menjelaskan mengenai keutaman berbuat baik dan beramal shalih menurut al quran

وَأُدْخِلَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ ۖ تَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلَامٌ

Artinya: “Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam surga itu ialah “salaam”. (QS. Ibrahim Ayat 23)

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا

Artinya: “Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.” (QS. Al-Kahfi Ayat 30)

وَأَمَّا مَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُ جَزَاءً الْحُسْنَىٰ ۖ وَسَنَقُولُ لَهُ مِنْ أَمْرِنَا يُسْرًا

Artinya: “Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami”. (QS. Al-Kahfi Ayat 88)

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal.” (QS. Al-Kahfi Ayat 107)

إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ شَيْئًا

Artinya: “Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun,” (QS. Maryam Ayat 60)

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ وُدًّا

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.” (QS. Maryam Ayat 96)

فَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

Artinya: “Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.” (QS. Al-Hajj Ayat 50)

الْمُلْكُ يَوْمَئِذٍ لِلَّهِ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ

Artinya: “Kekuasaan di hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh adalah di dalam surga yang penuh kenikmatan.” (QS. Al-Hajj Ayat 56)

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَذَكَرُوا اللَّهَ كَثِيرًا وَانْتَصَرُوا مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا ۗ وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ

Artinya: “Kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’araa Ayat 227)

وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللَّهِ خَيْرٌ لِمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الصَّابِرُونَ

Artinya: “Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: “Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan tidak diperoleh pahala itu, kecuali oleh orang-orang yang sabar”. (QS. Al-Qashash Ayat 80)

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya: “Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-‘Ankabuut Ayat 7)

لِيَجْزِيَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْ فَضْلِهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

Artinya: “Agar Allah memberi pahala kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang ingkar.” (QS. Ar-Ruum Ayat 45)

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka mendapat pahala yang tiada putus-putusnya”. (QS. Fushshilat Ayat 8)

رَسُولًا يَتْلُو عَلَيْكُمْ آيَاتِ اللَّهِ مُبَيِّنَاتٍ لِيُخْرِجَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۚ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ وَيَعْمَلْ صَالِحًا يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۖ قَدْ أَحْسَنَ اللَّهُ لَهُ رِزْقًا

Artinya: “(Dan mengutus) seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh dari kegelapan kepada cahaya. Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezeki yang baik kepadanya.” (QS. Ath-Thalaaq Ayat 11)

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ

Artinya: “Tetapi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tidak putus-putusnya.” (QS. Al-Insyiqaaq Ayat 25)

 

Macam-macam Amal Saleh

Secara etimologis, amal saleh adalah segala perbuatan yang tidak merusak atau menghilangkan kerusakan. Amal saleh juga adalah perbuatan yang mendatangkan manfaat bagi diri dan orang lain.

Dari pengertian itu kita bisa memahami, mengapa Rasulullah Saw menyebutkan dalam haditsnya, “Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya”. Amal saleh tidak mendatangkan kerusakan, baik secara fisik maupun mental.

Dalam sebuah hadits Rasulullah Saw bersabda: “Mendamaikan dua orang yang berselisih secara adil, membantu seseorang untuk menaiki hewan tunggangannya atau memuat barang-barangnya ke atas hewan tersebut, ucapan yang baik, menyingkirkan rintangan di jalan, tersenyum pada sesama, dan berhubungan intim dengan istri/suami adalah amal saleh”.

Hadits tersebut kian menjelaskan, amal saleh adalah amal yang mendatangkan manfaat dan menghindarkan kerusakan. Mendamaikan orang berselisih jelas mematikan potensi kerusakan yang ditimbulkan akibat permusuhan –peperangan, aksi kekerasan, penghancuran, dan lain-lain. Perselisihan selalu berpotensi mengundang nafsu merusak lawan.

Menolong orang lain termasuk amal saleh. Manfaatnya bisa dirasakan juga oleh dirinya sendiri. Nabi Saw bersabda, “Allah akan senantiasa menolong seorang hamba, selama si hamba suka menolong saudaranya”.

Al-Quran menyebutkan dua jenis pertolongan yang dibenarkan, yakni “saling tolong dalam kebaikan dan takwa” (‘alal birri wat taqwa), dan dua jenis pertolongan yang tidak dibenarkan, yakni “saling bantu dalam permusuhan dan perbuatan dosa” (‘alal itsmi wal ‘udwan).

Amal saleh tidak semata-mata diartikan perbuatan baik, tetapi merupakan perbuatan baik yang dilandasi iman, disertai niat yang ikhlas karena Allah (bukan karena riya’ atau ingin mendapat pujian orang lain), pelaksanaannya sesuai dengan syariat, serta dilakukan dengan penuh kesungguhan.

Amal saleh akan mengundang rahmat dan berkah Allah SWT, juga mendatangkan rasa damai dalam jiwa dan pertolongan-Nya tanpa terduga. Sebaliknya, “amal salah” (maksiat) akan mendatangkan keresahan dalam hati dan menjauhkan rahmat dan pertolongan-Nya.

Berikut Amal saleh yang Wajib di miliki oleh setiap orang muslim :

1. Bertakwa Kepada Allah Swt.

Bertakwa adalah menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Hal ini seperti yang di jelaskan Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 197,

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ

“Berbekallah dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.”

Berikut adalah ciri -ciri dari orang yang bertakwa antara lain :

1. Memulai sesuatau perbuatan baik dengan Basmalah dan mengahirinya dengan Hamdalah.
2. Berniatlah dengan ikhlas karena Allah setiap perbuatan baik yang hendak kita lakukan
3. Sabar dalam menghadapi segala cobaan dari Allah.
4. Istiqomah di jalan-Nya.
5. Memaafkan kesalahan orang lain.
6. Memegang amanah dan Menempati janji.
7. Menjalani hidup penuh dengan rasa optimis dan lain-lain.

2. Birrul Walidain (Patuh terhada orang tua)

Orang tua adalah orang yang telah berjasa kepada kita, terutama ibu, maka sudah sewajarnya sebagai anak kita berbakti kepada kesua orang tua kita selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Keharusan berbakti kepada orng tua yang diajarkan dalam Islam sangatlah rasional, mengingat sedemikian besar jasa ibu dan bapak dalam merawt dan menjaga anak-anak sejak dari kandungan hingga dewasa. Adapun wujud nyata dari berbakti kepada orang tua adalah :

1. Tidak berkata kasar kepada kedua orang tua.
2. Berlaku hormat dan santun terhadap orang tua.
3. Tidak berkata ” ah” saat di suruh orang tua.
4. Berlaku rendah hati dan penuh kasih sayang.
5. Mendo’akan orang tua.
Sesuai dengan firman Allah :

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Artinya : “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau Kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya Perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia” (QS. Al-Israa 23)

3. Berbuat Baik Kepada Sesama Manusia.

Berbuat baik yang di maksud adalah tidak meragukan orang lain, bersikap jujur, tidak menyakiti, bersikap ramah, salin tolong menolog dalam kebaikan dan takwa dan masih banyak yang lainnya.

4. Berbuat baik terhadap lingungan.

Adapun wujud dari berbuat baik kepada lingkungan antara lain :

  • Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Sebaik- baiknya.
  • Menjaga keseimbangan alam sehingga alam tetap lestari.
  • Tidak melakukan hal- hal yang dapat merusak ekosistem yang ada di alam baik itu untuk jangka waktu dekat atau jangka waktu yang lama.

5. Amal shaleh terhadap diri sendiri misalnya :

  • Beribadah dan beramal shaleh kepada Allah Swt.
  • Tidak membiarkan diri jatuh kedalam dosa, kebinasaan, kehancuran seperti judi, zina, mencuri, narkoba, merokok, merampok dan lain-lain.
  • Saling membantu dan mengurangi penderitaan orang lain karena Allah
  • Menjauhkan sikap tercela seperti : buruk sangka, iri, dengki, kikir, boros, adu domba dalam bergaul sesama manusia.
  • Menjauhkan sikap malas belajar, malas bekerja, pesimis, penakut, tergesa-gesa dan sikap atau sifat yang jelek lainnya.

 

6. Contoh Amal di Lingkungan Sekolah

Dalam lingkungan sekolah, seorang siswa yang taat juga dapat melakukan perbuatan baik atau amalan baik atau amal shalih. Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh siswa dalam beramal shalih yaitu:

  • Bersikap sopan dan hormat kepada guru.
  • Mematuhi semua perintah guru juga dapat digunakan oleh seorang siswa dalam berbuat baik.
  • Membantu teman yang sedang kesulitan dalam belajar
  • Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekitar sekolah
  • Menjaga hubungan sosial yang baik dengan teman.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *