Pengukuran, Notasi Ilmiah dan Angka Penting

Notasi Ilmiah dan Angkat Penting – azureedge.net

Wawasan Edukasi – NOTASI ILMIAH | Permasalahan dalam fisika kadang melibatkan angka yang terlalu besar dan kadang terlalu kecil.

Contohnya kecepatan cahaya kurang lebih sebesar: c = 300.000.000 m/s
muatan elektron kurang lebih sebesar: e = 0,00000000000000000016 coulomb.
Jika ditulis seperti di atas memakan tempat/tidak efisien. Untuk mengatasi masalah tersebut kita dapat menggunakan notasi ilmiah atau notasi baku.
Dalam notasi ilmiah, hasil pengukuran dapat dinyatakan:
a x 10n; -10 < a < 10 dan n = bilangan bulat
Jika ditulis dengan notasi ilmiah kedua contoh di atas menjadi:
c = 3 . 108 m/s dan e = 1,6 . 10-19 coulomb.

Pengukuran

Pengukuran adalah sebuah kegiatan menggunakan alat dengan tujuan mengetahui nilai suatu besaran.
Pengukuran dibedakan menjadi 2, yaitu pengukuran langsung dan pengukuran tidak langsung.
  1. Pengukuran langsung, membandingkan nilai besaran yang diukur dengan besaran standar yang diterima sebagai satuan.
  2. Pengukuran tidak langsung, mengukur suatu besaran dengan cara mengukur besaran lain.
Semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran dinamakan angka penting atau angka tidak eksak.  Angka penting terdiri atas angka pasti dan angka ragu-ragu atau taksiran. Angka 1; 8 dan 1; 5 pada contoh penggunaan mistar merupakan angka pasti karena ditunjukkan oleh skala. Sedangkan angka 5 dan 0 disebut angka ragu-ragu karena hasil menaksir.

Aturan Penulisan Angka Penting

Berikut ini adalah aturan-aturan angka penting yang harus kamu ketahui.
a. Semua angka bukan nol adalah angka penting
Contoh:
47,5 cm memiliki 3 angka penting.
41,27 gram memiliki 4 angka penting.
b. Angka nol yang diapit angka bukan nol termasuk angka penting
Contoh:
1,023 gram memiliki 4 angka penting.
205 km  memiliki 3 angka penting.
c. Angka nol yang terletak di sebelah kiri angka bukan nol tidak termasuk angka penting
Contoh:
0,022 gram memiliki 2 angka penting.
0,105 gram memiliki 3 angka penting.
Angka nol di sebelah kanan angka bukan nol bukan angka penting, kecuali angka nol di sebelah kanan angka yang diberi tanda khusus (biasanya garis bawah) termasuk angka Penting
Contoh:
1000 kg memiliki 1 angka penting.
1000 km memiliki 2 angka penting.

Berhitung Dengan Angka Penting

Aturan pembulatan
Jika angka pertama setelah angka yang akan dipertahankan kurang dari 5, maka angka yang dipertahankan tetap, sedangkan angka yang di sebelah kanannya dihilangkan.
Contoh:
4 2, 6 1 3 dibulatkan menjadi tiga angka penting, hasil pembulatannya 42,6
1 2 , 4 1 2 dibulatkan menjadi dua angka penting, hasil pembulatannya 12
Jika angka pertama setelah angka yang akan dipertahankan lebih dari atau sama dengan 5, maka angka yang akan dipertahankan bertambah 1, sedangkan angka di sebelah kanannya dihilangkan.
Contoh:
1 7 , 3 6 2 dibulatkan menjadi tiga angka penting, hasil pembulatannya 17,4
2 1 , 0 1 7 2 dibulatkan menjadi tiga angka penting, hasil pembulatannya 21,0
1 2 8 1 dibulatkan menjadi dua angka penting, hasil pembulatannya 1300

Pencarian Populer

  • pengukuran notasi ilmiah

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *