Teknik Menyusun Kajian Pustaka

Teknik Menyusun Kajian Pustaka


Wawasan Edukasi – Dalam suatu penelitian, kajian pustaka adalah salah satu bagian yang terpenting dari keseluruhan langkah-langkah penelitian.

Berkaitan dengan hal itu, beberapa pengertian kajian pustaka yang perlu Anda ketahui yaitu:

Nazir (2005: 93) menyatakan bahwa studi kepustakaan atau studi literatur, selain dari mencari sumber data sekunder yang akan mendukung penelitian, juga diperlukan untuk mengetahui sampai ke mana ilmu yang berhubungan dengan penelitian telah berkembang, sampai ke mana terdapat kesimpulan dan generalisasi yang pernah dibuat sehingga situasi yang diperlukan diperoleh.

Menurut Cooper dalam Creswell, kajian pustaka memiliki beberapa tujuan yakni; menginformasikan kepada pembaca terkait hasil-hasil penelitian yang memiliki kaitan dengan penelitian yang dilakukan saat ini. Kajian pustaka juga menghubungkan penelitian dengan literatur-literatur yang ada sehingga celah-celah dalam penelitian sebelumnya dapat tertutupi.

Kajian pustaka menurut Nyoman Kutha Ratna (2012), memiliki tiga pengertian yang berbeda. Kajian pustaka adalah seluruh bahan bacaan yang mungkin pernah dibaca dan dianalisis, baik yang sudah dipublikasikan maupun sebagai koleksi pribadi. Kajian pustaka sering dikaitkan dengan kerangka teori atau landasan teori, yaitu teori-teori yang digunakan untuk menganalisis objek penelitian. Oleh sebab itu, sebagian peneliti menggabungkan kajian pustaka dengan kerangka teori. Kajian pustaka adalah bahan-bahan bacaan yang secara khusus berkaitan dengan objek penelitian yang sedang dikaji.

Sedangkan menurut Geoffrey dan Airasian, Kajian pustaka digunakan untuk menentukan apa yang telah dilakukan orang yang berhubungan dengan topik penelitian yang dilakukan. Kajian pustaka juga digunakan sebagai pencegahan terjadinya plagiat. Kajian pustaka digunakan sebagai penambah wawasan dan pemahaman yang dibutuhkan dalam mengkaji suatu topik penelitian yang kita lakukan untuk membentuk suatu kerangka logis.

Dengan mengkaji penelitian sebelumnya, dapat memberikan alasan untuk hipotesis penelitian, sekaligus menjadi indikasi pembenaran pentingnya penelitian yang akan dilakukan. Lebih lanjut Anderson mengemukakan bahwa kajian pustaka dimaksudkan untuk meringkas, menganalisis, dan menafsirkan konsep dan teori yang berkaitan dengan sebuah proyek penelitian.

Cara dan Teknik dalam Menyusun Kajian Pustaka
Ratna dalam Prastowo (2012: 83) berpendapat bahwa kajian pustaka dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu (a) penyajian sesuai dengan tahun penelitian; dan (b) penyajian disesuaikan relevansi, kedekatannya dengan objek.

a. Sesuai dengan Tahun Penelitian 
Cara penyajian kajian pustaka dalam jenis ini disajikan secara kronologis dengan pertimbangan bahwa aspek kesejarahan memiliki makna tertentu dalam menentukan objektivitas penelitian seperti dilakukan dalam berbagai analisis persepsi masyarakat.

b. Sesuai dengan Relevansi dan Kedekatan dengan Objek 
Cara kedua dilakukan dengan pertimbangan relevansi kedekatan penelitian dengan penelitian yang sudah pernah dilakukan. Sebagai penelitian ilmiah cara kedua ini dianggap lebih baik dengan pertimbangan bahwa penelitian yang dilakukan memang baru berbeda dengan penelitian lain. Selain itu, penelitian yang memiliki relevansi paling kuat yang mengantarkan peneliti untuk melakukan penelitian selanjutnya sekaligus menghindarkan terjadinya duplikasi.

Selanjutnya, Ratna dalam Prastowo, (2012: 84) membedakan kajian pustaka berdasarkan pemaparan penyajian menjadi dua macam yaitu;

a. Penyajian kajian Pustaka secara Deskriptif  
Penyajian kajian pustaka secara deskriptif ini hanya menguraikan tanpa menyebutkan persamaan dan perbedaannya dengan pertimbangan bahwa analisis akan diuraikan pada bab berikutnya.

b. Penyajian Kajian Pustaka secara Deskriptif dengan Analisis 
Penyajian kajian pustaka secara deskriptif dengan analisis selain berbentuk deskripsi juga disertai penjelasan tentang perbedaan dan persamaannya. Dengan demikian, kajian pustaka menunjukkan di mana posisi penulis dalam kaitannya dengan penelitian yang sudah pernah dilakukan, apakah menolak, mengkritik, menerima, dan atau yang lainnya. Penyusunan kajian pustaka meliputi beberapa langkah sebagai berikut: Membaca karya-karya ilmiah hasil penelitian sebelumnya yang terkait Mencatat hasil intrepretasi terhadap bahan-bahan bacaan Menyusun kajian pustaka berdasarkan hasil analisis terhadap karya ilmiah sebelumnya yang relevan.

Sedangkan menurut Donald Ary dan Creswell, langkah-langkah melakukan kajian pustaka diantaranya yaitu:

  1. Dimulai dengan identifikasi kata kucnti topik penelitian sebagai dasar mencari materi, referensi, dan bahan pustaka yang terkait.
  2. Membaca abstrak laporan-laporan hasil penelitian yang relevan, bisa didapatkan dari sumber perpustakaan, jurnal, buku, dan prosiding.
  3. Membuat catatan hasil bacaan dengan cara membuat peta literatur (literature map) urutan dan keterkaitan topik penelitian dan referensi bibliografi secara lengkap.
  4. Membuat ringkasan literatur secara lengkap berdasarkan peta literatur, sesuai dengan urutan dan keterkaitan topik dari setiap variabel penelitian.
  5. Membuat kajian pustaka dengan menyusunnya secara tematis berdasarkan teori-teori dan konsep-konsep penting yang berkaitan dengan topik dan variabel penelitian.
  6. Pada akhir kajian pustaka, kemukakan pandangan umum tentang topik penelitian yang dilakukan berdasarkan literatur yang ada, dan jelaskan orisinalitas dan pentingnya topik penelitian yang akan dilakukan di banding dengan literatur yang sudah ada.

Baca juga: Pengertian dan Definisi Kajian Pustaka

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *