Definisi dan Fungsi Retikulum Endoplasma

Sumber: echotuts.blogspot.co.id

Wawasan Edukasi – Retikulum Endoplasma (RE) adalah labirin membran yang banyak, sehingga retikulum ini meliputi separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik.

Retikulum Endoplasma (RE) berupa vesikel atau kantung yang dapat berbentuk pipih, bundar, atau tubuler dan satu sama lain dapat berhubungan.

Retikulum Endoplasma (RE) hanya memiliki selapis membran  dan membran tersebut ada yang berhubungan dengan membran inti dan membran plasma sehingga dapat berperan sebagai penghubung antara bagian luar sel dengan bagian dalam sel.

Di sekitar Retikulum endoplasma adalah bagian sitoplasma yang disebut sitosol. Retikulum endoplasma sendiri terdiri atas ruangan-ruangan kosong yang ditutupi dengan membran dengan ketebalan 4 nm (nanometer, 10-9 meter). Membran ini berhubungan langsung dengan selimut nukleus atau nuclear envelope.

Struktur Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma adalah suatu kumpulan kantung seperti membran berbentuk pipa, gelembung, dan kantung pipih yang meluas dalam sitoplasma sel eukariot.
Retikulum endoplasma dibagi dua kategori, yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus.
Kedua macam retikulum endoplasma ini menyusun suatu sistem membran yang melingkupi suatu ruang. Bagian dalam membran disebut dengan luminal atau ruang sisterna (cisternal space) dan daerah diluar membran yang disebut ruang sitosolik (cytololic space).
Retikulum endoplasma kasar merupakan organel berbatas membran yang terusun dari suatu kantong pipih yang disebut dengan sisterna. Sedangkan komponen membran dari retikulum endoplasma halus berbentuk tubular. RE memiliki banyak bentuk (polimorfik).
 
Retikulum Endoplasma Kasar
Pada bagian-bagian Retikulum Endoplasma tertentu, terdapat ribuan ribosom atau ribosome.
Ribosom merupakan tempat dimana proses pembentukan protein terjadi di dalam sel. Bagian ini disebut dengan Retikulum Endoplasma kasar atau Rough Endoplasmic Reticulum.
Kegunaan daripada Retikulum Endoplasma kasar adalah untuk mengisolir dan membawa protein tersebut ke bagian-bagian sel lainnya.
Kebanyakan protein tersebut tidak diperlukan sel dalam jumlah banyak dan biasanya akan dikeluarkan dari sel.
Contoh protein tersebut adalah enzim dan hormon. Retikulum Endoplasma (RE) memiliki peran anabolik dan protektif. Peran anabolik yaitu mensintesis kolesterol, hormon steroid, dan asam-asam empedu.
Peran katabolik yakni dapat mengubah atau menetralisir bahan yang bersifat toksik. Mekanisme kerja antar Retikulum Endoplasma (RE) dan organel lain seperti mitokondria dapat saling berhubungan.

Retikulum Endoplasma Halus
Berbeda dari RE kasar, RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya.

RE halus terbetuk dari satu labirin dengan kanalikuli yang halus, saling berhubungan, serta berinfiltrasi dalam semua sitoplasma.

RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid, metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium, detoksifikasi obat-obatan, dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel.

Jalur yang dibuka dengan RE halus adalah jalur nutrisi dan mineral yang berhubungan dengan mitokondria, tempat glikogen dan juga peroksisom. RE halus merupakan jalinan tubuli-tubuli yang saling berkaitan dan tanpa adanya ribosom.

Retikulum endoplasma halus ditemukan berlimpah dalam sel-sel dari organ reproduksi, di mana mereka memproduksi hormon steroid, seperti estrogen dan testosteron.

Dalam beberapa jenis sel otot, Retikulum endoplasma halus (disebut sebagai retikulum sarkoplasma) menyimpan ion kalsium.

Hasil rilis ion kalsium ini pada kontraksi otot. Ini organel sel memiliki fungsi detoksifikasi dalam sel hati. Retikulum endoplasma halus yang ditemukan dalam sel-sel hati mengandung enzim-enzim detoksifikasi yang dapat menonaktifkan racun berbahaya, seperti obat-obatan dan sisa metabolisme.

Retikulum Endoplasma Sarkoplasmik
RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. RE halus mensintesis molekul, sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot.

 Fungsi Retikulum Endoplasma

Fungsi retikulum endoplasma adalah mendukung sintesis protein dan menyalurkan bahan genetic antara inti sel dengan sitoplasma dan berfungsi sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri.

Berikut adalah beberapa fungsi retikulum endoplasma:

  1. Menjadi tempat penyimpan kalsium, bila sel berkontraksi maka kalsium akan
  2. dikeluarkan dari RE dan menuju ke sitosol
  3. Sebagai penampang sintesis protein, untuk disalurkan ke kompleks Golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel
  4. Memodifikasi protein yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke
  5. kompleks golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel. (RE kasar)
  6. Mensintesis lemak dan kolesterol, ini terjadi di hati (RE kasar dan RE halus)
  7. Menetralkan racun (detoksifikasi) misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati.
  8. Transportasi molekul-molekul dan bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain (RE kasar dan RE halus)

 

Perbedaan RE Kasar dan RE Halus

Perbedaan morofologi antara retikulum endoplasma kasar dan halus terletak ada tidaknya ribosom yang terikat pada membran yang berhadapan dengan ruang sitosolik.

Dilihat dari Penampilan
Perbedaan utama antara keduanya terletak pada penampilan. Jenis kasar memiliki permukaan bergelombang, sedangkan RE halus memiliki permukaan halus. RE kasar terdiri dari interkoneksi, struktur seperti kantung, yang terlihat seperti cakram diatur dalam baris teratur. RE halus seperti jaringan tubulus saling berhubungan.

Dilihat dari Fungsi
Rretikulum endoplasma kasar terutama bertanggung jawab untuk sintesis protein dan jenis halus terlibat dalam sintesis dan metabolisme lipid. RE halus juga merupakan lokasi untuk penyimpanan dan transportasi.

Proporsi
Proporsi retikulum endoplasma halus sangat kecil, bila dibandingkan dengan ER kasar. RE Halus kebanyakan ditemukan dalam sel-sel yang secara aktif terlibat dalam sintesis dan metabolisme lipid. Ia jelas terlihat dalam hati, ovarium, testis, otot, dll.

Baca juga:  

  1. Definisi dan Fungsi Lisosom
  2. Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *