Definisi, Fungsi dan Struktur Inti Sel (Nukleus)

Definisi, Fungsi dan Struktur Inti Sel (Nukleus)


Wawasan Edukasi – Nukleus atau inti sel merupakan organel yang paling mencolok di dalam sel. Semua sel eukariotik memiliki Nukleus yang berfungsi sebagai pengatur seluruh kegiatan sel.

Pengamatan nukleus dapat dilakukan dengan mudah, menggunakan mikroskop cahaya sudah dapat mengamati dengan jelas keberadaan nukleus di dalam sel tanpa harus ada bantuan dari pewarna kimia.

Pada umumnya, setiap sel hanya memiliki satu nukleus, akan tetapi ada beberapa jenis yang memiliki jumlah nukleus lebih dari satu nukleus di dalam selnya.

Fungsi Nukleus “Inti Sel”
Secara umum, gunsi inti sel atau nukleus adalah mengatur semua aktivitas sel. Bila diibaratkan organ tubuh manusia, nukleus adalah otaknya.

Beberapa fungsi lain dari Nukleus yaitu

  1. Dijadikan sebagai tempat penyimpanan materi genetik berupa DNA
  2. Mengatur aktivitas sel dengan cara menentukan jenis dan waktu sinesis protein tertentu. Protein-protein seperti enzim dan hormon yang berperan dalam metabolisme tubuh diproduksi dengan perintah yang datang dari nukleus. Perintah ini muncul dalam bentuk mRNA “RNA messenger” yang dihasilkan oleh nukleus.

Struktur Nukleus “Inti Sel”
DNA dalam nukleus tersusun atas benang-benang halus yang disebut kromatin, terdapat 2 macam kromatin, dimana kromatin yang kurang padat disebut eukromatin sedangkan kromatin yang padat disebut heterokromatin. Benang halus kromatin akan memadat dan berkumpul membentuk struktur lebih besar yang disebut kromosom ketika sel akan membelah diri.

Gen-gen penentu sifat makhluk hidup terletak pada tempat khusus di kromosom yang disebut dengan lokus gen. Tiap jenis makhluk hidup memiliki jumlah kromosom yang khas dengan gen-gen yang berbeda-beda. Tiap sel manusia mengandung 46 kromosom, kubis 20 kromosom, bunga matahari 34 kromosom dan jenis paku Ophioglossum mengandung 1250 kromosom.

Sel tubuh atau sel somatik mengandung 2 set kromosom sehingga disebut diploid, sedangkan sel kelamin atau sel gamet hanya mengandung 1 set kromosom sehingga disebut haploid. Di dalam nukleus terdapat organel nukleolus atau anak inti. Tiap nukleus umumnya memiliki 2 nukleolus, namun kedua organel kecil ini bersatu sehingga nampak seperti tunggal. Nukleolus berfungsi dalam sintesis rRNA “RNA ribosom” yang digunakan untuk membentuk ribosom.

Pada sel eukariotik nukleus memiliki membran ganda “2 lapis” yang disebut selubung nukleus. Pada membran tersebut terdapat pori-pori kecil dengan diameter antara 30-100 nanometer. Pori kecil ini berfungsi sebagai jalur keluar masuknya molekul-molekul dari dan ke dalam nukleus. Beberapa pori juga menyambung dengan organel retikulum endoplasma sehingga molekul yang dikeluarkan nukleus dapat langsung masuk retikulum endoplasma.

Demikianlah pembahasan mengenai “Nukleus ( Inti Sel )” Definisi & ( Struktur – Fungsi ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca juga:  

  1. Definisi dan Fungsi Retikulum Endoplasma
  2. Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan

Pencarian Populer

  • struktur inti sel

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *